Di era media sosial, rasanya semua orang ingin mengunjungi tempat yang sama; Anda melihat foto bagus suatu tempat, akhirnya Anda mengunjunginya, Anda mengunggah foto Anda sendiri, dan siklusnya terus berlanjut. Dalam beberapa tahun terakhir, hal ini telah memicu keinginan untuk menemukan permata tersembunyi : tempat-tempat yang belum banyak dikenal dan terhindar dari keramaian wisatawan.
Namun sebuah studi baru menemukan bahwa bahkan objek wisata yang kurang terkenal pun telah menarik perhatian di media sosial, sehingga tidak lagi begitu tersembunyi. Para peneliti dari Ireland Prestige Tours menganalisis kategori Hidden Gems di Tripadvisor di 50 kota di Inggris dan membandingkan setiap lokasi berdasarkan jumlah unggahan Instagram yang dibagikan di bawah tagar tersebut.
Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun tempat-tempat ini mungkin digambarkan sebagai tempat tersembunyi, banyak di antaranya telah memikat imajinasi ribuan fotografer, pelancong, dan pembuat konten. Termasuk dalam daftar tersebut adalah tiga lokasi di Greater Manchester: Fletcher Moss Park di Manchester Selatan, Museum Sejarah Rakyat di kota tersebut, dan Ordsall Hall di Salford .
Ketiganya memiliki lebih dari 1000 unggahan untuk tagar masing-masing, membuktikan popularitas mereka di kalangan pengguna media sosial. Tentu saja, hal itu tidak mengurangi nilai kunjungan ke tempat-tempat tersebut, bahkan mencerminkan betapa berharganya tempat-tempat tersebut sebagai destinasi wisata.
Denise McCabe, seorang pakar perjalanan di Ireland Prestige Tours, mengatakan bahwa popularitas tempat-tempat tersembunyi mencerminkan bagaimana orang ingin menikmati suatu tempat saat ini. Ia menekankan bahwa meskipun tempat-tempat tersembunyi tidak selalu lebih sepi, tempat-tempat tersebut menawarkan sesuatu yang berbeda dari objek wisata yang lebih terkenal.
Dia berkata: “Banyak wisatawan yang lelah dengan keramaian. Mereka tidak ingin menghabiskan separuh waktu mereka untuk mengantre atau mencoba mendapatkan foto yang jelas. Tempat-tempat tersembunyi biasanya memberi Anda sedikit ruang untuk bernapas. Anda bisa berjalan-jalan, meluangkan waktu, dan benar-benar menikmati berada di sana daripada terburu-buru melewatinya.”
“Ada sesuatu yang menyenangkan tentang pergi ke suatu tempat yang tidak terasa dibuat-buat. Anda mungkin menemukan jalan setapak yang tenang, desa kecil, atau pemandangan yang tidak Anda duga. Momen-momen seperti itu cenderung lebih melekat di ingatan orang daripada landmark yang sudah jelas, dan itulah mengapa momen-momen tersebut akhirnya dibagikan secara online.”
“Ini bukan hanya tentang mengatakan Anda pernah ke tempat terkenal, tetapi lebih tentang bagaimana tempat itu membuat Anda merasa. Tempat-tempat ini biasanya menawarkan perasaan penemuan, seperti Anda menemukan sesuatu sendiri. Itulah sebagian besar alasan mengapa tempat-tempat itu begitu menarik, meskipun tempat-tempat itu tidak sepenuhnya ‘tersembunyi’ lagi.”
Daftar tersebut dipuncaki oleh Primrose Hill di London, dengan 318.000 unggahan Instagram. Terlepas dari label “permata tersembunyi”, pemandangan cakrawala yang luas dari bukit ini di atas ibu kota telah menjadikannya favorit untuk foto matahari terbenam dan panorama kota. Edinburgh menempati dua tempat di lima besar, dengan Dean Village berada di peringkat kedua (91.500 unggahan) dan Water of Leith Walkway di peringkat keempat (49.800), yang menggarisbawahi daya tarik kota ini di luar jalur wisata utamanya.
Wales juga menempati posisi penting, dengan Semenanjung Gower di Swansea berada di urutan ketiga dengan 89.100 unggahan, diikuti oleh Three Cliffs Bay di urutan kesembilan. Objek wisata Greater Manchester berada di peringkat yang sama dengan Castle Coch di Cardiff, Footdee di Aberdeen, dan Museum Pitt Rivers di Oxford. Di bagian bawah daftar terdapat tempat-tempat yang benar-benar kurang dikenal, banyak di antaranya memiliki kurang dari 500 unggahan, termasuk Denny Abbey di Cambridge, Lincoln Guildhall, dan York Cat Trail.